Follow us on:

Pages

Sekilas PHP

Sekilas PHP (Personal Home Page)

PHP atau Personal Home Page adalah  yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidak tertutubahasa pemrograman script p kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.

Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain

  • Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
  • Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana – mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, nginx, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
  • Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis – milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.

  • Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
  • PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.

Tipe Data

  1. Integer
  2. Double
  3. Bolean
  4. String
  5. object
  6. Array
  7. Null dan Nill
  8. Resource
BERIKUT INI CONTOH-CONTOH DALAM PROGRAM PHP
 
PHP VARIABEL
Misalkan dalam PHP kita akan menyimpan suatu nilai berupa angka atau string dalam suatu variabel, caranya adalah membuat nama variabel terlebih dahulu kemudian diberikan suatu assignment pada nilai yang diinginkan. Perhatikan sintaks berikut ini :
$nama_variabel = nilai; Note: jangan lupa tanda dollar ($)
Contoh:
$hello = “Hello World!”;
$sebuah_bilangan = 4;
$bilanganYangLain = 8;
?>
Dari contoh di atas tampak bahwa dalam PHP, nama variabel tidak perlu
dideklarasikan terlebih dahulu seperti halnya bahasa Pascal atau C/C++.
Aturan Penamaan Variabel
Berikut ini adalah beberapa aturan penulisan nama variabel:
•Nama variabel harus diawali dengan huruf atau underscore (_)
•Nama variabel hanya boleh dituliskan dengan alpha numeric a-z, A-Z,
0-9 dan underscore
•Nama variabel yang terdiri lebih dari satu kata, dapat dipisahkan dengan
underscore
Echo
Seperti yang Anda lihat pada contoh-contoh kode PHP sebelumnya, bahwa perintah echo digunakan untuk menampilkan teks ke dalam browser. Suatu teks atau string dapat dituliskan di browser dengan langsung dituliskan dalam echo yang diapit oleh dua tanda petik ganda (quotes)
atau menyimpan string atau teks terlebih dahulu dalam suatu variabel
kemudian dituliskan dalam echo.
Berikut ini adalah contohnya:
Contoh:
$StringKu = “Hello!”;
echo $StringKu;
echo “
I love using PHP!
”;
?>
Penting!!!
Hati-hati dalam penulisan suatu string yang di dalamnya terdapat tanda petik ganda (quotes) menggunakan echo. Dalam echo, tanda quotes merupakan penanda awal dan akhir teks/string yang akan ditulis dengan echo, sehingga Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini
•Jangan menggunakan tanda quotes di dalam teks yang akan ditulis
dengan echo
•Apabila Anda tetap ingin menuliskan tanda quotes dalam teks yang
akan ditulis dengan echo, maka berikan tanda slash “\” di depan quotes
tersebut.
•Selain itu, dapat pula Anda gunakan tanda petik tunggal (apostrophes)
untuk menggantikan tanda quotes pada teks.
Contoh:
echo “I love using PHP!”;
?>
echo “I love using PHP!”;
?>
echo “I love using PHP!
”;
?>
Pada contoh kode pertama di atas akan terjadi error karena dalam teks yang ditulis dalam echo terdapat tanda quotes. Sedangkan untuk kode kedua dan ketiga tidak terdapat error dan akan dihasilkan output yang sama di browser.
Menampilkan Nilai Variabel dengan Echo
Nilai variabel dapat dengan mudah ditampilkan dengan menggunakan echo, baik nilai yang berupa bilangan maupun string. Berikut ini adalah contoh-contoh di antaranya:
Contoh:
$string_ku = “Hello.. Nama saya: “;
$bilangan_ku = 4;
$huruf_ku = “a”; echo $string_ku; echo $bilangan_ku; echo $huruf_ku;
?>
Catatan:
Untuk menampilkan nilai variabel dengan echo tanpa menggunakan tanda quotes. Berikut ini contoh menampilkan gabungan suatu nilai dari variabel yang berupa string.
Contoh:
$string_ku = “Hello. Nama saya: “;
$baris_baru = “
”;
echo $string_ku.”Ari”.$baris_baru;
echo “Hi, Nama saya Ari. Kamu siapa? “.$string_ku.$baris_baru;
echo “Hi, Nama saya Ari. Kamu siapa? “.$string_ku.”Amalia”;
?>
Untuk menggabungkan beberapa string menjadi satu digunakan operator
dot (.)
 
PHP SINTAKS
Apabila Anda membuat kode PHP dan berencana akan mendistribusikan ke pihak/orang lain, maka usahakan untuk menggunakan sintaks . Hal ini dikarenakan untuk penggunaan kode yang menggunakan terkadang tidak bisa dijalankan dalam server tertentu.
Menyimpan File PHP
Apabila Anda memiliki kode PHP yang disisipkan dalam HTML dalam suatu file dan menginginkan web server dapat menjalankannya, maka file tersebut harus disimpan dalam ekstensi .php. Apabila Anda menyimpannya dengan ekstensi .html atau .htm, maka kode PHP tersebut tidak akan diproses dan akan ditampilkan dalam web browser seperti apa adanya (berupa kode-kode).
Contoh:


Halaman PHP pertamaku


echo “Hello World!”;
?>


Semicolon (;)
Apabila Anda perhatikan contoh sebelumnya, maka terdapat tanda titik
koma (semicolon) pada akhir perintah echo. Tanda semicolon merupakan
penanda akhir dari statement PHP dan harus ada.
 
PHP OPERATOR
Dalam bahasa pemrograman secara umum, operator digunakan untuk memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada suatu nilai. Sampai saat ini, Anda telah mengenal operator “.” (menggabungkan string) dan “=” (proses assignment). Selain dua operator itu masih banyak jenis operator yang lain dalam PHP yaitu:
• Operator aritmatik
• Operator perbandingan
• Gabungan operator aritmatik dan assignment
Operator Aritmatik
Berikut ini adalah tabel operator aritmatik, makna dan contohnya:
Operator Makna Contoh
+ Penjumlahan 2 + 4
- Pengurangan 6 – 2
* Perkalian 5 * 3
/ Pembagian 15 / 3
% Modulus 43 % 10
Contoh:
$penjumlahan = 2 + 4;
$pengurangan = 6 – 2;
$perkalian = 5 * 3;
$pembagian = 15 / 3;
$modulus = 5 % 2;
echo “Menampilkan penjumlahan: 2 + 4 = “.$penjumlahan.”
”; echo
“Menampilkan pengurangan: 6 – 2 = “.$pengurangan.”
”; echo
“Menampilkan perkalian: 5 * 3 = “.$perkalian.”
”;
echo “Menampilkan pembagian: 15 / 3 = “.$pembagian.”
”;
echo “Menampilkan modulus: 5 % 2 = ” . $modulus.”;
?>
Operator Perbandingan
Perbandingan digunakan untuk menguji hubungan antara nilai dan atau variabel. Operator ini digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.
Misalkan:
$x = 4; $y = 5;
berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan operator perbandingan dan
hasilnya.
Operator Makna Contoh Hasil
== Sama dengan $x == $y FALSE
!= Tidak sama dengan $x != $y TRUE
< Lebih kecil dari $x < $y TRUE
> Lebih besar dari $x > $y FALSE
<= Lebih kecil atau sama dengan dari $x <= $y TRUE
>= Lebih besar atau sama dengan dari $x >= $y FALSE
Dan masih banyak contoh-contoh php lannya…
Selamat belajar….
sumber:http://firlliw.blogspot.com/